Kategori: Fisika

Penguraian Vektor Menjadi Komponen-Komponen Vektor

Sebelumnya telah kita bahas mengenai penjumlahan vektor dengan metode grafis dan analatis. Sekarang kita akan membahas mengenai penguraian vektor menjadi komponen-komponen vektor. Suatu vektor A pangkalnya ditempatkan pada pusat koordinat kartesian seperti pada gambar di bawah ini: Penguraian suatu vektor adalah kebalikan dari penjumlahan dua vektor. Contoh sebuah vektor berada dalam koordinat kartesian pada gambar

Sifat-Sifat Penjumlahan Vektor

Saat ini kita akan membahas mengenai sifat-sifat penjumlahan vektor. Penjumlahan vektor memiliki dua sifat yaitu komutatif dan asosiatif. Sifat Komutatif Jika dua vektor vektor A dan B dijumlahkan, seperti pada gambar di bawah: Maka dengan metode segitiga penjumlahan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu; Vektor B digeser hingga pangkalnya berimpit dengan ujung vektor A,

Pengertian Vektor dan Skalar

Sebelumnya telah dibahas tentang besaran pokok dan besaran turunan yang merupakan jenis besaran berdasarkan satuannya. Selain dibagi berdasarkan satuannya, besaran juga dapat dibagi berdasarkan nilai dan arahnya, yaitu besaran vektor dan besaran skalar. Pengertian Besaran vektor merupakan besaran yang mempunyai besar dan arah. Besaran-besaran yang termasuk vektor di antaranya kecepatan, percepatan, gaya, momentum, medan listrik, medan

Alat Ukur Panjang: Mistar, Jangka Sorong, dan Mikrometer

Artikel di bawah ini akan segera dihapus, mohon kunjungi fisika.anashir.com untuk mengakses artikel yang serupa. Terima kasih. Dalam Fisika tentu tidak terlepas dari kegiatan pengukuran. Kegiatan pengukuran memerlukan alat ukur yang sesuai. Ketepatan hasil ukur salah satunya ditentukan oleh jenis alat yang digunakan. Penggunaan suatu jenis alat ukur tertentu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: ketelitian