Notasi Ilmiah dan Awalan Satuan

CategoriesFisikaBab:

Notasi ilmiah dan awalan satuan menrupakan cara menyederhanakan angka-angka yang besar. Dalam fisika, seringkali kita menjumpai angka-angka yang sangat besar atau bahkan yang sangat kecil.

Massa Matahari adalah 1 989 000 000 000 000 000 000 000 000 000 kg atau massa elektron adalah 0,000 000 000 000 000 000 000 000 000 000 911 kg. Jika kita menggunakan angka yang seperti itu maka kita akan merasa kesulitan dalam menghitungnya, bahkan bisa menghabiskan banyak kertas.

Notasi Ilmiah

Notasi ilmiah adalah suatu cara untuk menyederhanakan angka-angka menjadi notasi dengan bentuk sebagai berikut:

\boxed{\color{blue}{a,… \times 10^n}}

Keterangan:
a = bilangan asli dari 1 sampai 9
n = pangkat (bilangan bulat)

Jadi, dengan menggunakan bentuk notasi ilmiah, maka massa Matahari di atas menjadi 1,989 × 1030 kg. Sedangkan massa elektron menjadi 9,11 × 10-31 kg. Sehingga kita tidak perlu menulis panjang-panjang di buku untuk angka-angka yang sangat besar atau yang sangat kecil.

Kalau masih belum paham cara mengubah menjadi notasi ilmiah, maka akan saya jelaskan. Mungkin yang bingung adalah mencari a dan n dari persamaan di atas. Begini caranya:

  • Untuk angka ≥10, maka berilah tanda desimal (tanda koma) di akhir bilangan. Kemudian geser ke kiri tanda komanya sampai menyisakan satu angka (satu angka ini adalah a). Hitung berapa angka yang dilewati oleh tanda koma tersebut. Nah, jumlah angka yang terlewati ini adalah pangkat n yang bernilai positif (+). Contohnya seperti di bawah ini (klik untuk memperbesar):
  • Untuk angka ≤1, maka geserlah tanda koma ke kanan sampai di kanan satu angka bukan nol (satu angka ini adalah a). Nah, hitunglah berapa angka yang dilewati oleh tanda koma tersebut. Jumlah angka yang terlewati ini adalah pangkat n yang bernilai negatif (-). Contohnya seperti di bawah ini (klik untuk memperbesar):

Itulah cara menyederhanakan angka yang besar maupun kecil menjadi notasi ilmiah. Namun, ada cara lain untuk menyederhanakan angka tersebut, yaitu dengan awalan satuan.


Awalan Satuan

Selain dengan menggunakan notasi ilmiah, kita juga bisa menuliskan suatu bilangan menggunakan awalan satuan. Awalan satuan sudah sering kita gunakan pada berbagai hal. Misalnya, jarak kota A ke kota B adalah 67 km. Di situ terlihat ada awalan satuan yaitu huruf k. Huruf k ini dibaca apa? Ada yang tahu?. Ya, betul sekali, dibaca kilo yang merupakan salah satu awalan satuan.

Selain itu, kita pasti sudah sering mendengar kilobyte (kB), Megabyte (MB), Gigabyte (GB), dan bahkan Terabyte (TB). Meskipun byte bukan merupakan besaran yang ada di fisika, tetapi awalan satuannya dapat digunakan untuk mempelajari pembahasan kita kali ini.

Berikut ini adalah daftar awalan satuan mulai dari yang paling besar ke yang paling kecil. (Catatan khusus untuk pengguna ponsel: Jika tabel di bawah ini terpotong, ubah orientasi layar ponsel Anda menjadi lanskap).

AwalanSimbolNotasi IlmiahDesimal
yottaY10241.000.000.000.000.000.000.000.000
zettaZ10211.000.000.000.000.000.000.000
eksa (exa)E10181.000.000.000.000.000.000
petaP10151.000.000.000.000.000
teraT10121.000.000.000.000
gigaG1091.000.000.000
megaM1061.000.000
kilok1031.000
hekto (hecto)h102100
dekada10110
desi (deci)d10-10,1
centic10-20,01
mili (milli)m10-30,001
mikro (micro)μ10-60,000 001
nanon10-90,000 000 001
piko (pico)p10-120,000 000 000 001
femtof10-150,000 000 000 000 001
attoa10-180,000 000 000 000 000 001
zeptoz10-210,000 000 000 000 000 000 001
yokto (yocto)y10-240,000 000 000 000 000 000 000 001

Tabel di atas merupakan daftar awalan satuan berdasarkan data dari NIST (National Institute of Standards and Technology) dalam publikasinya pada tahun 2008 yang berjudul “The International System of Units (SI)“.

Jadi, diameter Matahari yang panjangnya 1.390.000.000 m bisa kita sederhanakan dengan notasi ilmiah, yaitu 1,39 × 109 m atau dengan awalan satuan menjadi 1,39 Gm (gigameter).

Soal

Nyatakan nilai besaran berikut ini dalam notasi ilmiah dan awalan satuan!

  1. 74.000.000.000 m
  2. 0,0000000000467 s
  3. 1.790.000.000.000.000 J
  4. 0,000000000004327 g
  5. 23.400.000.000.000.000.000 W

Selamat mencoba!


Artikel di atas berdasarkan referensi dari buku BSE Fisika SMA/MA Kelas X yang ditulis oleh Nurhayati Nufus dan A. Furqon As serta dari Wikipedia.


3 Comments

    1. Notasi ilmiah itu bentuknya adalah a x 10n. Di mana a tidak boleh kurang dari 1 dan tidak boleh lebih atau sama dengan 10. Maka notasi ilmiah dari soal di atas adalah:
      1). 74.000.000.000 m = 7,4 x 1010 m
      2). 0,0000000000467 s = 4,67 x 10-11 s
      3). 1.790.000.000.000.000 J = 1,79 x 1015 J
      4). 0,000000000004327 g = 4,327 x 10-12 g
      5). 23.400.000.000.000.000.000 W = 2,34 x 1019 W
      Sementara untuk awalan satuannya adalah:
      1). 74.000.000.000 m = 74 Gm
      2). 0,0000000000467 s = 46,7 ps
      3). 1.790.000.000.000.000 J = 1,79 PJ
      4). 0,000000000004327 g = 4,327 pm
      5). 23.400.000.000.000.000.000 W = 23,4 EW
      Semoga membantu.

    2. Jadi, jika ada angka 23000, maka kta harus membuat angka yang kurang dari 10 dan lebih dari 1. Angka tersebut menjadi 2,3 kemudian kita hitung angka mulai dari koma yang kita buat tersebut, yaitu 4 angka, kalau di sebelah kanan berarti tandanya positif. Maka notasi ilmiah dari 23000 adalah 2,3 x 104.
      Jika angkanya 0,00023 maka kita juga harus membuat angkanya menjadi 2,3. Kemudian kita hitung jumlah angka dari koma yang kita buat sampai koma awal. Di sini jumlahnya adalah 4. Karena berada di kiri koma yang kita buat maka harus negatif, menjadi -4. Sehingga 0,00023 menjadi 2,3 x 10-4.
      Semoga membantu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *