Kesalahan Angka Nol pada Jangka Sorong

CategoriesFisikaBab:

Selamat datang, kali ini kita akan belajar mengenai kesalahan angka nol pada jangka sorong. Mari kita mulai terlebih dahulu dengan menyelesaikan soal berikut ini..

Soal dan Pembahasan

Dua skala vernier ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar (a) menunjukkan skala ketika antar rahang jangka sorong ditutup rapat dan gambar (b) setelah mengukur diameter koin. Nilai diameter koin yang tepat adalah … cm.
A. 6,09              C. 6,15               E. 6,19
B. 6,12                D. 6,17

Pembahasan:

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah membaca diameter koin menggunakan jangka sorong tersebut (digambarkan pada gambar b).  Pada gambar tersebut, skala utamanya adalah 6,1 cm dan skala noniusnya adalah 2. Maka bisa dihitung seperti berikut:

Skala Utama : 6,1 cm
Skala Nonius: 2 × 0,01 cm = 0,02 cm
Bacaan skala: 6,1 cm + 0,02 cm = 6,12 cm

Karena terjadi pergeseran angka nol pada skala nonius ke arah kiri) sejauh 0,05 cm, maka bacaannya adalah 6,12 cm + 0,05 cm = 6,17 cm.

Jawaban: D

Penjelasan Kesalahan Angka Nol Jangka Sorong

Kadang kala ketika kita sedang mengukur, terdapat kesalahan pada alat ukurnya. Hal itu terjadi karena alatnya yang sudah lama hingga terjadi kerusakan. Nah, kali ini kita akan mempelajari cara mengukur jika terjadi kesalahan pada alat ukurnya, terutama jangka sorong. Jika kalian belum tahu apa itu jangka sorong, silakan menuju ke artikel ini “Alat Ukur Panjang: Mistar, Jangka Sorong, dan Mikrometer“,

Nah, untuk mengetahui jangka sorong yang kita gunakan tersebut rusak atau tidak, maka perlu diperhatikan angka nol dari masing-masing skala (utama dan nonius). Kemudian lihat beberapa poin berikut:

  1. Jika angka nol segaris, maka kita tidak perlu mengoreksi hasil pengukuran yang kita lakukan.
  2. Jika angka nol pada skala nonius bergeser ke kanan, maka kita harus mengoreksinya dengan cara mengurangi bacaan hasil pengukuran kita dengan besar pergeserannya (skala = bacaan − pengukuran).
  3. Jika angka nol pada skala nonius bergeser ke kiri, maka kita harus mengoreksinya dengan cara menambah bacaan hasil pengukuran kita dengan besar pergeserannya (skala = bacaan + pengukuran).

Begitulah cara mengoreksi hasil bacaan pada jangka sorong yang rusak. Semoga bisa membantu.

Soal Latihan

Soal berikut ini merupakan gabungan antara pengukuran jangka sorong, kesalahan jangka sorong, dan aturan angka penting. Silakan jawab melalui kolom komentar di bawah.

Andi mengukur panjang dan lebar dari permukaan sebuah balok menggunakan jangka sorong seperti terlihat pada gambar.

Ternyata, jangka sorong yang digunakannya memiliki kesalahan angka nol. Angka nol pada noniusnya bergeser ke kanan sejauh 0,07 cm. Dengan memperhatikan aturan perkalian angka penting dan aturan pembulatan, luas permukaan balok yang seharusnya adalah … cm².

A. 41,1                C. 41,15             E. 41,1575
B. 41,2               D. 41,16

Rujukan:
Buku Fisika untuk SMA/MA Kelas X, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *