Pengertian, Objek, dan Tujuan Sosiologi

Hai sahabat! Kali ini kita akan mempelajari mata pelajaran Sosiologi untuk kelas 10. Untuk pembahasan yang pertama kali kita akan mengenal terlebih dahulu arti kata dan definisi sosiologi beserta ruang lingkupnya.

Pengertian Sosiologi

Sosiologi berasal dari bahasa Latin socius yang artinya kawan dan logos yang artinya ilmu.Dengan demikian, sosiologi berarti pengetahuan tentang perkawanan atau pertemanan.Pengertian pertemanan ini kemudian diperluas cakupannya menjadi sekelompok manusia yang hidup bersama dalam suatu tempat, atau bisa disebut dengan masyarakat. Dengan demikian, sosiologi diartikan sebagai pengetahuan tentang hidup bermasyarakat.

Kerja bakti (Sumber: akun Flickr masfa dan berlisensi CC BY-NC-ND 2.0)

Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai definisi sosiologi yaitu sebagai berikut.

  • Pitirim A. Sorokin: Sosiologi sebagai ilmu, mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (ekonomi, agama, moral, hukum, keluarga, dsb). Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan gejala nonsosial (geografis, biologis, dsb) menjadi ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
  • Roucekdan Warren: Sosiologi mempelajari hubungan antarmanusia dalam kelompok-kelompok.
  • William F. Oghburn dan Mayer F. Nimkoff: Sosiologi adalah penelitian ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
  • Max Weber: Sosiologi adalah ilmu yang berupaya untuk memahami tindakan-tindakan sosial.
  • Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi: Sosiologi atau ilmu masyarakat ialah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial.

Objek Sosiologi

Objek sosiologi ada dua macam, yaitu objek material dan objek formal.

  • Objek material

Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses hubungan antarmanusia yang mempengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri.

  • Objek formal

Objek formal sosiologi ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Dengan demikian, objek formal sosiologi adalah hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.

Fungsi dan Tujuan Mempelajari Sosiologi

Ada empat fungsi mempelajari sosiologi, yaitu sebagai berikut.

  1. Dengan mempelajari sosiologi, kita akan dapat melihat dengan lebih jelas siapa diri kita, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota kelompok atau masyarakat.
  2. Sosiologi membantu kita untuk mampu mengkaji tempat kita di masyarakat, serta dapat melihat budaya lain yang belum kita ketahui.
  3. Dengan bantuan sosiologi, kita akan semakin memahami pula norma, tradisi, keyakinan, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat lain, dan memahami perbedaan-perbedaan yang ada tanpa hal itu menjadi alasan untuk timbulnya konflik di antara anggota masyarakat yang berbeda.
  4. Kita sebagai generasi penerus, mempelajari sosiologi membuat kita lebih tanggap, kritis, dan rasional menghadapi gejala-gejala sosial masyarakat yang makin kompleks dewasa ini, serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat dan akurat terhadap setiap situasi sosial yang kita hadapi sehari-hari.

Hubungan Sosiologi Dengan Ilmu Lain

Ilmu pengetahuan dibagi atas dua kelompok besar, yakni kelompok ilmu-ilmu alam (natural sciences) dan kelompok ilmu-ilmu sosial (social sciences). Ilmu-ilmu alam secara khusus mempelajari fenomena fisik, meliputi antara lain fisika, kimia, biologi, astronomi, dan geologi. Sedangkan ilmu-ilmu sosial mempelajari fenomena nonfisik, yakni segala sesuatu yang berhubungan dengan perilaku manusia.

Karena fenomena nonfisik itu sangat luas maka ruang lingkup ilmuilmu sosial pun sangat luas, meliputi psikologi (ilmu tentang perilaku manusia individu), sosiologi (ilmu tentang perilaku kelompok), politik (ilmu tentang pengendalian pemerintahan dan administrasi negara), ekonomi (ilmu tentang produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa), dan antropologi (ilmu tentang manusia, kebudayaan, bahasa, evolusi, dan sebagainya).

Disiplin ilmu politik, antropologi budaya, antropologi sosial, dan psikologi sosial, memiliki banyak persamaan dalam konsep. Semua merupakan ilmu penunjang bagi sosiologi. Begitu juga halnya dengan geografi sosial (ilmu tentang peran manusia dalam berbagai proses seperti pertumbuhan, penurunan, dan mobilitas penduduk), dan sejarah (catatan dan penjelasan tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang berkaitan dengan manusia)

Cukup sekian dulu materi kita tentang sosiologi kali ini. Artikel di atas diringkas dari buku-buku BSE yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kemdikbud dan dapat diunduh secara gratis diĀ BSE Kemdikbud.

Tambahkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *