Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer

Dewasa ini komputer semakin berperan dalam kehidupan manusia. Manusia menggunakan komputer untuk melakukan pekerjaan. Sebagai pelajar, mungkin Anda juga sering memanfaatkan jasa komputer. Misalnya saja saat Anda membuat laporan, menulis cerita pendek, maupun membuat kartu ucapan. Mungkin juga Anda menggunakan komputer untuk menyalurkan kegemaran. Sebagai contoh, membuat film animasi, mendesain poster, dan membuat kartu nama.

Sebelum mengoperasikan komputer, tentu Anda harus mengaktifkan atau menghidupkan komputer. Mungkin selama ini Anda selalu menjumpai komputer yang siap pakai (misalnya komputer sekolah atau warnet). Artinya, perangkat-perangkat penyusun komputer telah tersambung dan siap digunakan. Akan tetapi, mungkin saja suatu saat Anda harus merangkai berbagai perangkat tersebut. Misalnya saat Anda membeli komputer.

Sebelum mempelajari cara menghidupkan dan mematikan komputer, terlebih dahulu kita harus mengenal perangkat penyusunnya dan juga berbagai port (penghubung) komputer dengan peralatan input atau output komputer. Hal ini dimaksudkan agar dalam menghidupkan dan mematikan komputer tidak terjadi permasalahan serius yang tidak diinginkan.

Mengenal Perangkat Penyusun Komputer

Secara garis besar, satu unit komputer terdiri atas media masukan, media pemroses, media keluaran, media penyimpan, dan alat pelengkap. Media masukan disebut pula media input. Beberapa contoh media masukan yaitu keyboard, mouse, scanner, joystick, light pen, monitor touch screen, barcode reader, dan mikrofon. Mungkin Anda sering membaca atau mendengar istilah tetikus, papan ketik, dan pemindai. Tetikus adalah sebutan mouse dalam bahasa Indonesia. Papan ketik merujuk pada keyboard, sedangkan pemindai adalah sebutan lain dari scanner.

Unit sistem komputer memproses pekerjaan yang harus dilakukan komputer. Central Processing Unit (CPU) digunakan sebagai media pemroses utama. Karena fungsinya, media ini dikatakan sebagai otak dari komputer. CPU bekerja dalam tiga peran. Peran pertama yaitu sebagai control unit. Peran kedua dan ketiga berturut-turut internal memory dan arithmatic logical unit. CPU yang lazim disebut prosesor diletakkan pada motherboard. Kemudian motherboard, hard disk, dan beberapa komponen yang lain, diletakkan dalam satu kotak yaitu case. Nah, satu unit case dan aneka komponen tersebut disebut casing.

Monitor, speaker (pengeras suara), dan printer tergolong sebagai media keluaran (output). Printer adalah alat yang digunakan untuk mencetak data dari dalam komputer. Output monitor adalah segala sesuatu yang kita lihat pada layar monitor. Speaker merupakan alat output yang menghasilkan suara.

Komputer (Sumber: Akun Flickr The Eggplant, Lisensi: CC BY-ND 2.0)

Dapat pula pada satu unit komputer ditambahkan beberapa peralatan (peripheral). Peralatan yang pertama yaitu kartu jaringan (network interface card). Peralatan yang kedua berupa modem. Kedua alat ini digunakan agar komputer dapat berhubungan dengan jaringan dan internet.

 

Data hasil kerja dapat disimpan menggunakan media penyimpanan. Media yang sering digunakan misalnya CD, flash disk, hard disk, dan disket.

Mengenal Jenis Port pada Komputer

Agar dapat menghidupkan dan mengaktifkan komputer, maka kita harus memastikan bahwa kabel monitor, mouse, keyboard, printer, dan kabel power sudah terhubung dengan tepat dan benar pada konektornya masing-masing. Berikut ini adalah bagian belakang casing yang berisi berbagai port.

Fungsi dan Jenis Port Keyboard dan Mouse

Port keyboard dan mouse ada dua jenis, yaitu Serial dan PS/2 yang berfungsi menghubungkan keyboard dan mouse dengan hardware komputer.

Port keyboard dan mouse, serial dan PS/2

Fungsi Port Monitor

Port monitor berfungsi menghubungkan monitor dengan hardware komputer.

Port monitor

Fungsi dan Jenis Port Printer

Port printer ada dua jenis, yaitu Serial dan PS/2 yang berfungsi menghubungkan printer dengan hardware komputer.

Port printer

Fungsi Port USB

Port USB yang berfungsi menghubungkan hardware eksternal kabel USB (misalnya flash disk) dengan komputer.
Port USB

Prosedur Menghidupkan dan Mematikan Komputer

Sebelum kita menghidupkan komputer, kita harus menghubungkan power supply dengan sumber listrik terlebih dahulu. Untuk menghubungkannya, kita gunakan kabel power. Pastikan bahwa kabel power dengan benar dan tepat terhubung dengan arus listrik.

Menghubungkan power supply ke sumber listrik

Pastikan bahwa sistem unit komputer telah terangkai dengan benar.Dalam mengoperasikan komputer, terlebih dahulu kita harus mengetahui prosedur menghidupkan komputer dengan benar. Jika prosedur tersebut tidak dilakukan secara benar, akan berakibat kerusakan pada software dan hardware komputer. Hal yang perlu diperhatikan dalam menghidupkan komputer adalah sebagai berikut:

  • Pastikan bahwa unit komputer telah terhubung secara benar dengan arus listrik
  • Pastikan pula tidak ada disket pada Floppy drive (jika menggunakannya).
  • Hidupkan komputer dengan cara menekan tombol power pada CPU dan hidupkan pula monitor dengan menekan tombol power monitor.
  • Tunggu beberapa detik hingga komputer selesai melakukan proses booting.

    Proses booting pada Windows 7
  • Setelah proses booting selesai, komputer akan menampilkan dekstop sebagai tanda komputer siap digunakan.

    Tampilan desktop Windows 7
  • ¬†Selanjutnya komputer siap digunakan

Nah, setelah selesai menggunakan komputer, kita harus mematikannya. Prosedur yang harus diperhatikan dalam mematikan komputer adalah sebagai berikut:

  • Pastikan semua aplikasi program ditutup dengan benar.
  • Klik tombol Start –> Shutdown.

    Tombol shutdown dilingkari merah
  • Tunggu beberapa saat hingga otomatis CPU dimatikan tanpa menekan tombol power.
  • Matikan monitor dengan menekan tombol power monitor.
  • Cabut kabel power CPU dan monitor dari sumber listrik.
  • Selesai.

Cukup sekian artikel mengenai Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer kali ini. Artikel diringkas dari buku-buku BSE yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kemdikbud dan dapat diunduh secara gratis di BSE Kemdikbud.


Gambar di atas mungkin memiliki hak cipta, digunakan di sini sebagai ilustrasi dan menggunakan penggunaan wajar (fairuse)


Tambahkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *