Anggota Alam Semesta: Galaksi dan Bintang

Pada pembahasan “Alam Semesta dan Teori Terbentuknya” telah disebutkan bahwa planet, bintang, galaksi, meteor, asteroid, gas, debu, dan benda-benda lain adalah materi-materi yang mengisi jagat raya. Pada pembahasan kali ini akan diuraikan sekilas tentang galaksi dan bintang. Sementara anggota lainnya yang mengisi jagat raya akan dibahas pada artikel-artikel lainnya.

Galaksi

Galaksi atau Gugusan Bintang adalah kumpulan bintang yang membentuk suatu sistem, terdiri atas satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar dan dikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnya sebagai anggotanya yang bergerak mengelilinginya secara teratur. Galaksi tersusun secara menggerombol dan tiap-tiap anggota galaksi memiliki gaya tarik-menarik (gravitasi).

Galaksi Messier, salah satu galaksi berbentuk spiral (Sumber: NASA)

Galaksi memiliki beberapa bentuk yaitu spiral, elips, dan tidak beraturan.

  1. Galaksi spiral merupakan galaksi yang paling umum dikenal. Bagian utama galaksi spiral adalah halo, bidang galaksi (lengan spiral), dan bulge (bagian pusat yang menonjol).
  2. Galaksi elips merupakan galaksi yang bentuk penampakannya adalah elips namun tidak/belum diketahui bentuk sebenarnya.
  3. Galaksi tak beraturan merupakan galaksi yang memiliki bentuk tidak simetri aau tidak memiliki bentuk khusus.

Beberapa galaksi yang telah dikenal dengan baik di antaranya adalah galaksi Andromeda, Magellan, dan galaksi di mana Matahari dan tata surya kita berada yaitu Bima Sakti atau dalam bahasa Inggris disebut Milky Way (Jalan Susu). Berikut ini penjelasan dari galaksi-galaksi tersebut:

  • Galaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti (Sumber: ESO)

Galaksi Bima Sakti terdiri atas 400 miliar bintang dengan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya sama dengan 9500 miliar kilometer). Galaksi Bima Sakti merupakan adalah tempat di mana Matahari kita dan planet-planetnya berada. Galaksi ini merupakan galaksi berbentuk spiral dan selalu membentuk bintang baru setiap tahunnya.

  • Galaksi Magellan

Galaksi Magellan merupakan galaksi yang paling dekat dengan galaksi Bima Sakti. Galaksi ini terletak sekitar 180 ribu tahun cahaya dari Bumi dan berada di belahan langit selatan. Galaksi ini memiliki bentuk tak beraturan.

  • Galaksi Andromeda

Galaksi Andromeda (Sumber NASA)

Galaksi Andromeda dikategorikan sebagai galaksi raksasa karena diameternya sekitar 200.000 tahun cahaya atau hampir dua kali lebih besar dari galaksi Bima Sakti. Bentuk galaksi ini adalah spiral sama dengan Galaksi Bima Sakti. Galaksi ini terletak sekitar 2,2 juta tahun cahaya dari Bumi.

Berikut ini adalah daftar beberapa galaksi dan jaraknya dari Bumi:

Bintang

Bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya dan panas sendiri. Bintang terbentuk dari kabut debu dan gas yang sangat besar yang disebut nebula. Terbentuknya bintang diawali dengan penumpukan debu dan gas, karena adanya gaya yang kuat, sehingga mendorong debu dan gas menjadi bola raksasa. Debu dan gas yang terus menekan ke arah pusat bola menyebabkan naiknya suhu dan tekanan di pusat bola. Setelah beberapa waktu gas tersebut menjadi panas menyala dan terbentuklah bintang baru.

Matahari (Sumber: NASA)

Matahari merupakan salah satu bintang yang merupakan pusat dari sistem tata surya. Nama-nama bintang lainnya, antara lain Polaris, Antares, Aldebaran, Sirius, Spica, Betelguese, Hidra, Pegasus, Phoenix, Carina, dan Vega.

Kelompok bintang-bintang yang membentuk pola tertentu dan letaknya berdekatan disebut Rasi Bintang atau Konstelasi Bintang. Contohnya, rasi bintang Pari (Crux) yang merupakan kumpulan dari empat bintang yang letaknya berdekatan, yakni Bintang Alfa, Beta, Gamma, dan Delta. Selain rasi bintang Crux, nama-nama rasi bintang lainnya, antara lain rasi bintang Orion, Centauri, Ursa Mayor, Lyra, dan Aquilla.

Di sekitar ekliptika yang seolah-olah melingkari bola langit terdapat 12 rasi bintang yang disebut Zodiak. Dua belas Rasi Bintang yang terdapat di sekitar ekliptika adalah Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, Aquarius, dan Pisces.

Artikel di atas diringkas dari buku-buku BSE yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kemdikbud dan dapat diunduh secara gratis di BSE Kemdikbud. Gambar-gambar dari NASA berada di domain publik di mana kebijakan hak cipta NASA mengatakan bahwa “Materi dari NASA tidak dilindungi undang-undang kecuali tercatat di dalamnya”. Sementara gambar dari ESO di atas berlisensi Creative Commons Atribusi Berbagi Serupa.

Daftar Pustaka:
1. Anjayani, Ani, Haryanto, Tri. 2009. Geografi : Untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
2. Hartono. 2009. Geografi 1 Jelajah Bumi dan Alam Semesta : untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas /Madrasah Aliyah. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
3. Endarto, Danang. 2009. Geografi 1 : Untuk SMA/MA Kelas XJakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Tambahkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *