10 Gempa Bumi Terdahsyat di Muka Bumi

Berikut ini adalah 10 gempa bumi terdahsyat yang tercatat setelah tahun1900. Data berikut ini diambil dari situs US Geological Survey (USGS).

1. Gempa Bumi Valdivia (22 Mei 1960)

Gempa bumi Valdivia, Chili dengan magnitudo 9,5 Mw (moment magnitude) merupakan gempa terdahsyat setelah tahun 1900. Gempa ini terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.11 waktu setempat.  Sekitar 1.655 tewas, dan 3,000 luka-luka dan kerugian mencapai 550 juta dollar di selatan Chili. Selain di wilayah Chili, tsunami yang terjadi akibat gempa tersebut  juga menerjang daerah-daerah lain sepanjang pantai pasifik di antaranya Hawaii, Jepang, Filipina, Selandia Baru, Australia, dan Alaska. Di Hawaii Tsunami menyebabkan 61 orang tewas dan kerugian mencapai 75 juta dollar. Di Jepang 138 orang tewas dan kerugian mencapai 50 juta dollar. Di Filipina 32 orang tewas dan hilang. Sedangkan di Amerika Serikat kerugian mencapai 500.000 dollar. (Sumber)

2. Gempa Bumi Alaska (28 Maret 1964)

Gempa bumi Alaska, Amerika Serikat merupakan gempa bumi terdahsyat kedua dengan kekuatan 9,2 Mw gempa ini terjadi di Prince William Sound, Alaska. Gempa bumi ini menewaskan sedikitnya 128 jiwa (113 akibat tsunami dan 15 akibat gempa), dan menyebabkan kerugian sekitar 311 juta dollar. Dampak dari gempa bumi ini juga terasa di kota-kota terdekat, Seperti Anchorage, Chitina, Glennallen, Homer, Hope, Kasilof, Kenai, Kodiak, Moose Pass, Portage, Seldovia, Seward, Sterling, Valdez, Wasilla, dan Whittier. (Sumber)

3. Gempa Bumi Aceh (26 Desember 2004)

Gempa bumi Aceh, Indonesia merupakan gempa bumi terdahsyat ketiga yang tercatat sejak 1900 dan merupakan yang terdahsyat setelah tahun 1964. Gempa ini terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 pukul 7:58 WIB dengan kekuatan 9,1 Mw. Gempa ini menewaskan dan menghilangkan sekitar 227.898 jiwa serta sekitar 1,7 juta jiwa kehilangan tempat tinggal di 14 negara di Asia Selatan dan Afrika Timur.  Gempa ini dirasakan di beberapa kota di Indonesia seperti Banda Aceh, Meulaboh, Medan, dan Sumatera. Gempa juga dirasakan di Bangladesh, India, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Singapura, Sri Lanka dan Thailand. Sementara tsunami dirasakan sampai ke pantai timur Afrika. (Sumber)

4. Gempa Bumi Sendai (11 Maret 2011)

Gempa Bumi Sendai, Jepang merupakan gempa bumi terdahsyat keempat di dunia setelah tahun 1900 dengan kekuatan 9,0 Mw. Kurang lebih 15.703 jiwa tewas, 4.647 jiwa hilang, 5.314 jiwa luka-luka, 130.927 jiwa kehilangan tempat tinggal dan sekitar 332.395 bangunan, 2.126 jalan, 56 jembatan dan 26 rel kereta api rusak akibat gempa bumi dan tsunami sepanjang pantai timur Honshu dari Chiba ke Aomori. Sebagian besar korban dan kerusakan berasal dari Iwate, Miyagi dan Fukushima. Tsunami akibat gempa tersebut juga menewaskan1 orang dan merusak beberapa rumah di Jayapura, Indonesia. Di Crescent City, California, tsunami menewaskan 1 orang dan menghancurkan beberapa kapal dan dermaga. Beberapa rumah, kapal dan dermaga juga rusak di Santa Cruz, California; Brookings, Oregon; Hale`iwa, Kailua Kona dan Kealakekua, Hawaii. Beberapa bangunan juga rusak di kepulauan Galapagos (Ekuador), Pisco (Peru), Dichato (Chili). Beberapa kapal rusak di Puerto Viejo dan Isla Chiloe, Chili. (Sumber)

5. Gempa Bumi Semenanjung Kamchatka (4 November 1952)

Gempa bumi di Semenanjung Kamchatka, Rusia ini merupakan gempa bumi terdahsyat kelima sejak tahun 1900 yang memiliki kekuatan 9,0 Mw. Gempa ini juga menyebabkan terjadinya tsunami yang terjadi sampai Hawaii. Kerugian akibat gempa dan tsunami ini diperkirakan  mencapai 800.000 sampai 1.000.000 dollar. Namun, gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Semenanjung Kamchatka ini tidak menewaskan seorang pun. (Sumber)

6. Gempa Bumi Offshore Maule (27 Februari 2010)

Gempa bumi Offshoe Maule, Chili merupakan gempa terdahsyat selanjutnya yang memiliki kekuatan 8,8 Mw. Gempa bumi ini juga menyebabkan terjadinya tsunami. Sekitar 523 jiwa tewas, 24 jiwa hilang, sekitar 12.000 jiwa luka-luka, 800.000 jiwa kehilangan tempat tinggal. Gempa bumi dan tsunami ini ini juga merusak 37.000 rumah, 4.013 sekolah, 79 rumah sakit, dan 4.200 kapal di daerah Valparaiso-Concepcion-Temuco. Tsunami menyebabkan kerusakan di daerah-daerah sekitar Chili sepanjang pantai barat Amerika. (Sumber)

7. Gempa Bumi Ekuador (31 Januari 1906)

Gempa bumi terdahsyat selanjutnya adalah gempa bumi yang terjadi di lepas pantai Ekuador, sekitar perbatasan Kolombia dan Ekuador. Gempa dengan kekuatan 8,8 Mw yang menghasilkan tsunami yang kuat ini menewaskan 500 sampai 1500 jiwa. Data tersebut dikumpulkan dari sepanjang pantai Amerika Tengah, ke utara sampai San Francisco dan barat sampai ke Jepang. (Sumber)

8. Gempa Bumi Pulau Rat (4 Februari 1965)

Gempa bumi di Pulau Rat, Alaska ini merupakan gempa bumi terdahsyat selanjutnya yang berkekuatan 8,7 Mw. Di pulau Adak, kerusakan teramati di bangunan-bangunan yang terbuat dari kayu. Di pulau Shemya Island, kerusakan teramati di jalan-jalan beraspal. Kerusakan juga ditemukan di USCG Loran, pulau Attu. Gempa bumi ini juga menyebabkan tsunami. Kerugian yang disebabkan oleh banjir akibat tsunami di Pulau Amchitkadiperkirakan mencapai 10.000 dollar. (Sumber)

9. Gempa Bumi Nias (28 Maret 2005)

Gempa bumi Nias, Sumatera Utara, Indonesia ini berkekuatan 8,6 Mw. Kurang lebih 1000 orang tewas, 300 orang luka-luka dan 300 bangunan rusak di Nias. Di Simelue terdapat kurang lebih 100 orang tewas, beberapa luka-luka dan beberapa bangunan rusak. Di Kepulauan Banyak terdapat 200 orang tewas. Di Meulaboh terdapat 3 orang tewas, 40 orang luka-luka dan beberapa kerusakan. Tsunami juga merusak pelabuhan dan bandaradi Simelue. Sekitar 10 orang tewas selama evakuasi di pantai Sri Lanka. Gempa juga dirasakan di Banda Aceh, Medan, Sri Lanka, Malaysia, Bangkok, Phuket, Singapura, Maladewa, Pulau Andaman dan Nicobar, dan India. (Sumber)

10. Gempa Bumi Assam (Magnitudo 8.6) 15 Agustus1950

Gempa bumi di daerah Assam, Tibet ini merupakan gempa bumi terdahsyat kesepuluh dengan kekuatan 8,6 Mw. Sekitar 780 orang tewas dan beberapa bangunan runtuh di Nyingchi-Qamdo-Zhamo (Rima, Zayu) daerah Tibet Timur. Gempa bumi ini juga dirasakan sampai ke negeri Cina. (Sumber)


Sumber: US Geological Survey (USGS)



Teks dari artikel di atas memakai Lisensi CC BY-SA. Sertakan tautan postingan ini jika Anda mengutip, menyalin, mendistribusikan, dan/atau menampilkan sebagian/keseluruhan dari teks di atas.

Share this post:

Recent Posts




Leave a Comment